Tambayong Akui Kemajuan Pembangunan Kota Tomohon

ASPIRASInews.com, Tomohon – Representative of Oceana and South-East Asia Region, Karen Tambayong yang juga juri pada pelaksanaan TIFF mengakui kemajuan pembangunan di Kota Tomohon.

Menurut Tambayong, pada tahun 2007 silam, pihaknya membuatkan Grand Design Tomohon Kota Bunga, mem-branding Kota Tomohon dengan ikon Bunga, dan Tournament of Flower (ToF) merupakan salah satu program yang diusulkan dan langsung diimplementasikan saat itu.

“Dan setelah 12 tahun program itu berjalan dengan baik, dan karena branding dengan Bunga, maka sangat mudah menarik wisatawan, apalagi Tomohon tempatnya sudah cantik. Begitu sejarahnya secara singkat,” ungkapnya.

Seiring dengan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang telah masuk kalender pariwisata nasional membawa Kota Tomohon semakin mendunia, karena setiap tahun banyak di kunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Inilah yang membawa kepariwisataan di kota berjulukan kota Bunga bertumbuh sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini, yang diikuti dengan pengembangan unit-unit akomodasi baru,” tukasnya.

“Tomohon sudah berubah, banyak cafe-cafe baru, infrastruktur penunjang semakin memadai dan nyaman. Pokoknya kita nggak ngenalin lagi kalau ke Tomohon. Ayo ke Tomohon dan saksikan kesejukan dan keindahan alamnya serta keramahan masyarakatnya. Tomohon Elok banget,” tambah Tambayong yang turut diyakan teman-temannya. (donny masengi)

AA Reses di Mahakeret Barat

AA Reses di Mahakeret Barat Warga Keluhkan Pelayanan PLN

ASPIRASInews.com, Sulut – Ketua DPRD Provinsi Sulut , Andrei Angouw mengadakan Reses I tahun di Mahakeret Barat, Selasa sekira pukul 20.00 Wita.

Dalam kegiatan reses ini banyak masyarakat yang berantusias memberikan masukkan dan pertanyaan.

Salah satunya warga Mahakeret Barat, Bapak Yoke Emor , Beliau mengatakan bahwa saat ini banyak masyarakat yang mengeluh mengenai PLN yang sering mati lampu, dan juga tarif yang tiba-tiba di naikkan tanpa ada sosialisasi.

“Kami masyarkat resah dengan tarif PLN yang tiba-tiba naik tanpa ada sosialisasi,” ujar Yoke

Begitu juga dengan Bapak Ferry Salu yang bertanya mengenai program Pemerintah dalam hal ini program BPJS.

“Kalau tidak salah ini merupakan program dari Bapak Jokowi tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi kenapa masyarakat yang kurang mampu harus membayar, kenapa BPJS tidak sinkron deng KIS,” tanya Ferry.

Menanggapi hal tersebut , Angouw mengatakan, mungkin baru kemarin dan hari ini yang mati lampu, PLN ini kendalanya transmisinya.

“Kalau tidak salah tahun lalu kendalanya adanya pembangkit yang ada di Amurang, tersebuttapi saat ini transmisinya yang mereka harus lengkapi, mereka sudah meminta akan adanya Perda Pohon karena adanya pohon-pohon yang sudah tidak baik yang sudah mengganggu kabel, dan untuk tarif memang PLN nanti akan koordinasi,” pungkas Angouw.

Dan terkait BPJS dan KIS itu iuran BPJS di tanggung Negara, BPJS itu Asuransi, KIS itu Pemerintah yang bayar. “Kan ada BPJS , ada yang Mandiri itu di bayar sendiri,ada yang tidak mampu yang di bayar negara itu adalah KIS, di Sulut ada 30% yang belum tercover, koordinasi saja dengan Lurah, karena ini tanggung jawab Pemerintah dalam Kota, kalau nanti Pemerintah Kabupaten ada masalah nanti Pemerintah Provinsi Sulut akan membantu,” tutup Angouw sembari mengatakan agar masyarakat yang mengikuti Kartu BPJS Mandiri agar membayar asuransi tepat waktu, agar tidak mengalami kesulitan. (desieree lontaan)

Pemanfaatan Teknologi Nuklir Di Bidang Pertanian

Pemanfaatan Teknologi Nuklir Menghasilkan Berbagai Varietas Unggul di Bidang Pertanian

ASPIRASInews.com, Tomohon – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melaksanakan sosialisasi hasil Penelitian dan Pengembangan di Balai Kelurahan Wailan Kecamatan Tomohon Utara pada hari Selasa.

Kepala BATAN Bidang Teknologi Energi Nuklir Ir Suryantoro MT menjelaskan, nuklir tidak hanya dikembangkan di dunia militer, namun juga digunakan pada bidang peternakan, kesehatan, energi, dan bidang lainnya. Selain itu, lanjut Suryantoro, sudah banyak hasil teknologi pemanfaatan nuklir untuk berbagai bidang yang belum diketahui oleh masyarakat umum.

“Seperti juga dalam bidang pertanian, melalui pemanfaatan nuklir, telah menghasilkan beragam varietas unggul tanaman pangan seperti kedelai, kacang hijau, sorgum, kacang tanah, gandum tropis. Bahkan untuk tanaman padi, pemanfaatan nuklir teknik mutasi radiasi yang berkontribusi pada lebih dari 10 persen unggul Nasional, telah menghasilakan 23 varietas,” ungkap Suryantoro.

“Tujuan pemanfaatan ini, yakni untuk meningkatkan produksi tanaman padi menjadi unggul dan lebih unggul, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian tanaman padi bagi para petani,” jelasnya.

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak melalui Asisten Perekonomian Ir Djoike Karouw MSi menyambut baik kegiatan ini. Diharapkan melalui sosialisasi ini, pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dapat menerapkan pemanfaatan teknologi nuklir hasil Penelitian dan Pengembangan Badan Tenaga Nuklir Nasional, khususnya di bidang pertanian, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat yang besar dari teknologi tersebut.

“Dengan begitu akan menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap produk teknologi nuklir, guna mendorong peningkatan pengembangan dan penguasaan teknologi nuklir serta pemanfaatan produk hasil Litbang BATAN bidang pertanian di Kota Tomohon,” tutur Karouw.

Pada kesempatan itu, pihak BATAN menyerahkan secara simbolis bantuan berupa benih kepada para perwakilan petani dari 5 kelurahan. Adapun peserta dalam kegiatan tersebut, para kelompok tani dari kelurahan Kamasi 1, Wailan, Kayawu, Taratara, dan Kakaskasen.

Hadir dalam kegiatan, anggota komisi 7 DPR RI Bara Hasibuan Walewangko yang mengurusi energi, listrik, gas, pertambangan, lingkungan hidup dan teknologi. Hadir pula Rektor UKIT Yopie Pengemanan SPd MM, Camat Tomohon Utara Ir Martine Mamesah MSi, Lurah Wailan Sidonia Kaparang SPd, serta tokoh pemuda Ashley Rumajar.

(donny masengi)