Penyebaran Covid19 Dan Dampak Terhadap Yang Terinfeksi

Covid-19 menjadi mimpi buruk bagi penduduk bumi ditahun 2020. Covid19 menyebar begitu cepat secara global hingga mencapi 188 negara, sehingga WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemik. Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dikutip dari Kompas.com ada 6 gejala orang yang terinfeksi Covid-19 yakni panas dingin, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan kehilangan indra perasa atau penciuman. Pada kondisi berat, orang yang terinfeksi menjadi susah bernafas, seperti orang yang tenggelam sehingga banyak yang meninggal secara mendadak.

Covid-19 ini mempunyai selubung protein, RNA dan duri-duri protein. Virus in menyebar melalui air liur (droplet) orang yang sudah terinfeksi Covid19, jadi penyebarannya dari manusia ke manusia, bisa juga droplet tersebut menempel pada alat alat yang sering digunakan seperti gagang pintu, uang, dan benda benda lain yang sudah terkontaminasi Covid19. Cara virus ini menginfeksi manusia yaitu masuk melalui jalur pernafasan seperti mulut, hidung bahkan bisa masuk lewat mata.

Ketika covid19 sudah masuk ketubuh manusia, duri-duri protein yang menempel pada membrane sel covid19, mereplika diri sangat cepat dan membajak RNA sel manusia untuk menduplikasi RNA nya sendiri. Sehingga sel tubuh manusia bisanya berkembang untuk kesehatan tubuhnya, pada saat terinfeksi covid19, sel tersebut justru memperbanyak covid19, akibatnya orang yang terinfeksi nyeri tenggorokan dan batuk kering. Diwaktu bersamaan, interferon memicu aliran protein untuk melawan virus dan berusaha meredakan penyebarannya. Namun, sel ini tidak selalu tepat sasaran. Jika system imun tidak dapat menghentikan virus bereplikasi, interferon justru berisiko merusak sel secara keseluruhan.

Jika hal ini tak segera diatasi, kemudian covid19 masuk ke organ paru dan merusak jaringan paru-paru, akibatnya jaringan paru membengkak, sehingga paru-paru kesulitan memasok oksigen, sementara karbon dioksida sulit untuk dikeluarkan. Kondisi inilah yang membuat jaringan paru terisi cairan, nanah, dan sel mati. Pada fase ini, pasien akan mengidap pneumonia atau radang paru-paru, dan kesulitan bernafas.

Lindungi diri dan kelurga dari covid19.

By Muhammad Dodi, SE, M.KM

#rumahsehatdaud
#lactograinspray
#bersamamelawancovid

Manado Safety

Manado Safety, Toko Berbagai Peralatan Keselamatan Kerja Hadir di Manado

ASPIRASInews.com, Manado – Guna Mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terkait keselamatan kerja dari para pekerja khususnya dibidang pariwisata dan pertambangan, pertokoan Manado Safety hadir di Kota Manado tepatnya di bilangan Marina Plaza.

Pertokoan Manado Safety bahkan mengklaim sebagai perusahan pertama di Sulawesi Utara yang menyediakan berbagai peralatan keselamatan kerja, baik untuk usaha perkapalan, pertambangan, pemadam kebakaran dan sebagainya.

Menurut pimpinan Manado Safety, Gangda Nainggolan, Manado Safety hadir di Sulawesi Utara khususnya di Manado, karena melilhat belum lengkapnya pengadaan alat keselamatan kerja sebagiamana mendukung program pemerintah dalam hal keselamatan kerja.

“Oleh karena itu perusahan pusat kami di Jakarta membuka cabang disini untuk menyediakan lebih lengkap alat keselamatan kerja dengan harga terjangkau. Pastinya, jika usaha ini lancar kita akan coba membuka cabang di Kabupaten/Kota yang ada di Sulut,” ujarnya.

Dalam acara pembukaan toko Manado Safety, dirangkaikan pula dengan peresmian kantor BifiMera Communication yang hadir dengan tujuan yang sama, mendukung program prioritas pemerintah Sulawesi Utara di bidang Pariwisata.

“Bifimerah Communication merupakan bisnis kreatif yang sedang berkembang di Sulawesi Utara. Kami senantiasa akan memberikan yang terbaik dalam penyelanggaraan berbagai event terlebih khusus mengangkat pariwisata Sulut,” pungkas Pimpinan Bifimera Communication Daniel Simanjuntak, yang diketahui pernah menangani berbagai event di Sulawesi Utara. (desieree lontaan)

SOP Keamanan DPRD Sulut Segera Diberlakukan

ASPIRASInews.com-  Tak ingin kecolongan, Pihak Polresta Manado bersama Sekretariat DPRD Sulut, Jumat siang membahas Standar Operasiobal Prosedur (SOP) keamanan di DPRD Sulut.

Sekretaris DPRD Sulut, Bartolomeus Mononutu menjelaskan, SOP keamanan akan segera diberlakukan sesuai dengan standar yang diatur oleh pihak Polresta Manado.

“SOP ini akan berlaku dalam kegiatan harian anggota DPRD Sulut maupun agenda resmi seperti rapat paripurna dan pembahasan komisi,” ujar Mononutu kepada awak media.

Ditambahkan Mononutu, SOP keamanan ini sebisa mungkin tidak akan mengganggu kenyamanan warga yang ke dewan.

“Untuk aktivitas harian nanti, kita akan menambahkan beberapa personil dari pihak Polres kesini, meningat besarnya kantor DPRD Sulut sehingga dibutuhkan ekstra tenaga untuk pengamanan,” tandasnya.

(Desieree)