Dampak Covid19 Terhadap Sosial Ekonomi

Selain masalah kesehatan, pandemi covid-19 ini meyebabkan masalah yang tak kalah serius dari bahaya penyakit itu sendiri; Satu kisah di kitab Hilyatul Auliya, ketika wabah melanda kota Bagdad yang menyebabkan 50.000 orang meninggal dunia, ternyata yang meninggal karena wabah itu sendiri hanya 1000 orang sedangkan 49.000 orang meninggal karena ketakutan dan kecemasan.

Banyaknya berita di medsos, TV, media massa lainnya yang selalu memberitakan tentang bahaya covid19, seperti gejala gejala yang muncul, banyaknya kematian, ini membuat bagian otak manusia yang disebut amigdala bekerja keras terus selama 24 jam, sehingga walupun bukan terinfeksi covid19, karena kecemasan muncul gejala yang sama seperti covid19. Justru yang banyak meninggal karena covid19 ini karena kecemasan dan ketakutan.

Pemerintah berusaha menghentikan laju penyebaran covid19, dengan berbagai cara salah satunya menerapkan social distancing dengan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) didaerah zona merah, sampai waktu yang belum jelas entah kapan berakhirnya. Masyarakat diminta stay at home dengan bekerja di rumah, belajar dirumah, beribadah dirumah, dan semua aktivitas dilaksanakan dirumah. Dampaknya banyak pabrik dan bidang usaha lain tutup, akibatnya PHK tak bisa dihindari, karena tak semua pekerjaan bisa dilakukan dari rumah.

Masyarakat banyak yang kehilangan mata pencahariannya, sedangkan bantuan sembako dari pemerintah sangat terbatas, sehingga banyak masyarakat yang kelaparan. Ada Satu keluarga meminta bantuan sembako ke pemerintah daerah, sayangnya ditolak dengan alasan tertentu, akibatnya mereka kelaparan hingga beberapa hari, dan kemudia satu keluarga tersebut meninggal dunia, sungguh tragis memang. Di lain kondsi karena tak ada pemasukan banyak diantaranya tak sanggup bayar sewa kontrakan, kemudian diusir dari kontrakannya, sehingga harus tidur dijalanan.

Kondisi yang tak kalah memprihatinkan, karena kelaparan seorang bapak mencuri susu di swalayan, kemudian dihakimi massa hingga babak belur, untungnya ada aparat kepolisian yang mengamankan sehingga nyawanya masih bisa tertolong. Ketika dibawa kekantor polisi, polisi menanyakan alasannya mencuri susu, dia menjawab mereka sekeluarga sudah beberapa hari tak makan, dia dan istri masih bisa rasanya menahan lapar, tapi tak tega rasanya melihat anaknya yang masih bayi terus menangis karena kelaparan, sementara tak ada yang bisa dimakan, terpaksa dia mencuri di swalayan, namun naas, karena memang bukan ahlinya sehingga ketahuan dan dihakimi massa.

By Muhammad Dodi, SE, M.KM

#covid19
#berbagi
#lactograinspray
#rumahsehatdaud

Obat Kehilangan Indera Penciuman Dan Perasa

Alhamdulillah kabar baik, tadi malam di telp mertua umur lebih kurang 70 tahunan, sebelumnya demam, batuk, badan terasa sakit semua, diterapi dengan herba anticor, madu, cuka apel dan bionerve waktu lacto belum ada) semua keluhan tersebut sudah tak ada, namun terkadang sesekali ada datang demam dan keluhan tambahan hidung hilang kemampuan penciumannya dan lidah juga tak bisa menjadi alat perasa. Sudah hampir 2 minggu minum herba diatas. Ketika Lacto Strain Spray sudah ada, sambil mengantar anak kedokter gigi saya sempatkan untuk membagikan lactostrain spray, Alhamdulillah baru sehari penggunaan penciuman dan perasa sudah kembali seperti semula.

Allahu yasfiik

Berita baik kedua sahabat kita sudah merutinkan menggunakan Lactograin Spray. Ada satu kisah menarik mertuanya ada gangguan gatal gatal ditangan dan ini sudah berlangsung lama, dia coba coba sarankan semprotkan lactograin spray ketangan yang gatal, Alhamdulillah gatal hilang sekarang.

Bersyukur sudah banyak yang merasakan manfaat Lactograin Spray, yang belum mencoba segera coba lebih baik mencegah dari pada mengobati, bagi yang sudah ada keluhan atau sakit saatnya menggunakan Lactograin Spray utk ikhtiar pengobatannya.

Pengobatan Lactograin Spray untuk penyakit Kulit seperti panu, kadas, kurap, scabies, ganggren, luka dan lain-lain.

Utk pengobatan dari dalam semprotkan lactograin Spray ke lidah 3x, sebanyak 3x sehari untuk kondisi berat 7- 9x spray, 3x sehari.

Bagian yang bermasalah sebaiknya dibersihkan dulu dengan revanol atau Nacl.
Bisa juga menggunakan rebusan sambiloto atau kunyit untuk membersihkan bagian kulit yang bermasalah.
Setelah itu semprotkan lactograin Spray pada kulit yang bermasalah secara merata.

Semoga bermanfaat…

Rumah Sehat Daud Jl, Belimbing No.159 Pekanbaru

* note yang membutuhkan madu bisa hubungi diwebsite jual madu asli di pekanbaru.

Penyebaran Covid19 Dan Dampak Terhadap Yang Terinfeksi

Covid-19 menjadi mimpi buruk bagi penduduk bumi ditahun 2020. Covid19 menyebar begitu cepat secara global hingga mencapi 188 negara, sehingga WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemik. Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dikutip dari Kompas.com ada 6 gejala orang yang terinfeksi Covid-19 yakni panas dingin, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan kehilangan indra perasa atau penciuman. Pada kondisi berat, orang yang terinfeksi menjadi susah bernafas, seperti orang yang tenggelam sehingga banyak yang meninggal secara mendadak.

Covid-19 ini mempunyai selubung protein, RNA dan duri-duri protein. Virus in menyebar melalui air liur (droplet) orang yang sudah terinfeksi Covid19, jadi penyebarannya dari manusia ke manusia, bisa juga droplet tersebut menempel pada alat alat yang sering digunakan seperti gagang pintu, uang, dan benda benda lain yang sudah terkontaminasi Covid19. Cara virus ini menginfeksi manusia yaitu masuk melalui jalur pernafasan seperti mulut, hidung bahkan bisa masuk lewat mata.

Ketika covid19 sudah masuk ketubuh manusia, duri-duri protein yang menempel pada membrane sel covid19, mereplika diri sangat cepat dan membajak RNA sel manusia untuk menduplikasi RNA nya sendiri. Sehingga sel tubuh manusia bisanya berkembang untuk kesehatan tubuhnya, pada saat terinfeksi covid19, sel tersebut justru memperbanyak covid19, akibatnya orang yang terinfeksi nyeri tenggorokan dan batuk kering. Diwaktu bersamaan, interferon memicu aliran protein untuk melawan virus dan berusaha meredakan penyebarannya. Namun, sel ini tidak selalu tepat sasaran. Jika system imun tidak dapat menghentikan virus bereplikasi, interferon justru berisiko merusak sel secara keseluruhan.

Jika hal ini tak segera diatasi, kemudian covid19 masuk ke organ paru dan merusak jaringan paru-paru, akibatnya jaringan paru membengkak, sehingga paru-paru kesulitan memasok oksigen, sementara karbon dioksida sulit untuk dikeluarkan. Kondisi inilah yang membuat jaringan paru terisi cairan, nanah, dan sel mati. Pada fase ini, pasien akan mengidap pneumonia atau radang paru-paru, dan kesulitan bernafas.

Lindungi diri dan kelurga dari covid19.

By Muhammad Dodi, SE, M.KM

#rumahsehatdaud
#lactograinspray
#bersamamelawancovid